Lingkar Peduli Anak Negeri (Lingkar Puan)
Lingkar Peduli Anak Negeri, atau yang juga dikenal sebagai Lingkar Puan, adalah sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang secara resmi didirikan sejak 21 April Tahun 2022. Kami hadir sebagai sebuah wahana dan komponen anak bangsa yang bertekad melanjutkan perjuangan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
Organisasi kami bersifat terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia dan didirikan atas prakarsa para pendiri yaitu: Erwin, Andre Milko Pelawi, Ajatsudrajat, Dedi Sahrul Alam, dan Steven Pratama.
Landasan dan Cita-Cita Kami
Lingkar Puan berazaskan Pancasila sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Kami menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebangsaan, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan, gotong royong, demokrasi, dan keadilan sosial.
Kami meyakini bahwa cita-cita luhur Bangsa Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, adalah sebuah amanat yang harus terus diperjuangkan. Cita-cita tersebut adalah untuk melindungi segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan berbangsa, serta melaksanakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Komitmen Perjuangan
Perjalanan sejarah bangsa, sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 hingga era Reformasi, adalah sebuah kesinambungan mata rantai perjuangan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Kami memandang bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral dan formal untuk menciptakan tata kehidupan demokratis yang beradab, bermartabat, adil, damai, sejahtera, dan maju.
Oleh karena itu, Lingkar Puan didirikan sebagai bagian integral dari segenap komponen perjuangan Bangsa Indonesia. Kami berkomitmen untuk memantapkan nasionalisme dan komitmen kebangsaan, serta mengimplentasikan demokrasi secara santun dan beradab di dalam koridor konstitusi, sebagai manifestasi dari keseimbangan dalam semua aspek kehidupan Bangsa Indonesia.
Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan dengan memohon ridho-Nya, kami bertekad untuk menjadi bagian dari solusi dan perjuangan nasional.